Puisi Mothers Days
- Rabu, 22 Desember 2021
- admin jurnalistik
- 0 komentar
Manusia beraga tulang rusuk
Berjiwa tulang punggung
Kusebut dia ibu
Bu,dulu aku tidak sungkan menangis kencang dihadapanmu
Namun saat ini,tangisan kencangku kuperlihatkan ke dunia sunyiku
Kupikir 9 bulan saja ku membebanimu
Kenyataannya tahun demi tahun aku tetap membebanimu
Lebih dan lebih terus menerus memberatkanmu
Hati yang terluka atas perkataanku
Tubuh yang rapuh melihat perilakuku
Air yang lolos di mata indahmu lagi lagi karenaku
Bu,dulu kau sangat telaten menitihku berjalan sesuai perintahku
Dan ketika aku mahir berjalan aku tidak mengikuti perintahmu
Bu,dulu kau sangat sabar dan lembut mengajariku berbicara
Tapi,yang kau dapatkan saat ini kata yang tidak lembut dariku
Bu,anakmu ini pembalas yang sangat buruk
Wajahmu tetap teduh dan sampai saat ini pun aku masih meneduh di tubuhmu
Bu,raga ini sudah besar hati ini terhantam banyak hal
Tahukah kau ibu?
Sampai saat inipun aku butuh pelukanmu
Bu,cukup aku bukan anak kecilmu lagi
Kau menangis mendengar itu senyatanya engkau tau
22,Desember,2021
Karya:Rhmh Ahmd